Skip to main content

Posts

Sahabat Saling Mempengaruhi

Sebagai makhluk sosial, tentu saja manusia tidak bisa hidup sendiri dan selalu membutuhkan orang lain disekitarnya. Oleh karena itu, dalam menjalani sekolah kehidupan, kita akan dipertemukan dengan satu atau lebih banyak orang yang memberikan semangat, dukungan positif, tempat berbagi cerita, memahami diri kita. Kita mengenalnya dengan sebutan sahabat. Sahabat biasanya mengetahui kebiasaan, kesukaan, ketidaksukaan, mengerti dan menerima kita yang begini keadaannya. Sahabat juga sangat berpengaruh membentuk karakter, pola pikir, dan kebiasaan seseorang. “Permisalan teman duduk yang shalih dan buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Adapun penjual minyak wangi, bisa jadi ia akan memberimu minyak wangi, atau kamu akan membeli darinya atau kamu akan mendapat bau harum darinya. Adapun tukang pandai besi, bisa jadi ia akan membuat pakaianmu terbakar, atau kamu akan mendapat bau yang tidak sedap darinya.”  (HR. Bukhari No. 2101, Muslim No. 2628) ...

Rezeki Tak Terduga

Ketika menginjakkan kaki ke rumah-Nya, ke tempat yang diberkahi maka Dia takkan pernah membalasnya dengan sia-sia. Hasna kala itu merasa pilu, tetapi ia tak berani berbagi keluh.  Ia hanya duduk diam di sudut belakang rumah-Nya, lalu ia memilih untuk menenangkan hati dengan membaca apa yang di sampaikan oleh Tuhan-Nya dalam kitab suci. Ia butuh. Tetapi ia memilih menahan pilu. Ia tak meminta-minta. Bahkan sampailah di suatu masa, mata itu mengungkapkan apa yang di rasakan oleh pemiliknya.  Air mata itu. Tak terasa mengalir begitu saja. Tetapi, dari hal ini Hasna belajar, bahwa berharap kepada manusia hanya berujung dengan perasaan kecewa pula.  Tak di sangka, setelah menenangkan diri di sudut sisi tempat yang di berkahi, di iringi oleh ayat-Nya, serta bershalawat kepada kekasih-Nya.  Ia merasakan bahagia. Bahagia yang tak pernah ia duga. Bahagia yang luar biasa. Rezeki tak terduga, rezeki yang tak di sangka-sangka. Bahkan Hasna kala itu mendapatkan lebih dar...

Ucapkan Alhamdulillah

Sahabatfillah, bila saat ini kau sedang merasa gundah, kesal, lelah, marah dan tiada arah. Bila saat ini kau sedang merasa lelah karena merasa beban yang di tujukkan padamu bergitu berat Bila saat ini kau sedang merasa gundah karena memiliki permasalahan yang tak kunjung usai Bila jiwamu mengajakmu untuk menyerah dan berputus asa Bila pula saat ini kau sedang merasa kecewa karena kehilangan sesuatu yang kau cinta Bila pula saat ini kau sedang merasa sedih karena doa, harap, rencana, cinta serta cita yang kau harap belum jua terjawab dan menjadi nyata Maka ucaplah Alhamdulillah sekali lagi sahabatku😊 Mari kita ucapkan Alhamdulillah Sungguh, dengan lisan yang mengucap Alhamdulillah saja itu sudah cukup melapangkan dadamu, apalagi jika disertakan dengan kesungguhan serta ketulusan hati untuk bersyukur dan tidak kufur. Sungguh sahabatku, dalam setiap situasi dan kondisi dimana kau berada di titik puncak kelelahan, kesakitan, kesedihan yang mendalam se...

Mendoakan Kebaikan Untuk Orang Lain

Keimanan seorang muslim dapat diukur dengan rasa kasih sayang terhadap saudara muslimnya yang lain. Salah satu bentuk kasih sayang ini adalah dengan cara mendoakan kebaikan untuk orang lain tanpa sepengetahuannya.  Nabi  shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, “ Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan iman sempurna) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri .” (HR. Bukhari dan Muslim) [HR. Bukhari, no. 13 dan Muslim, no. 45] Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :  "Doa seorang muslim untuk saudaranya (sesama muslim) tanpa diketahui olehnya adalah doa mustajabah. Di atas kepalanya (orang yang berdoa) ada malaikat yang telah diutus. Sehingga setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan, “Aamiin dan kamu juga akan mendapatkan seperti itu.”  Mendoakan orang lain ternyata bukanlah aktivitas yang biasa dan tidak bisa dianggap spele, k...

Little Amsterdam di Bandungan Semarang

Libur Lebaran Idul Fitri tahun 2019, kami sekeluarga berencana untuk liburan dan rencana itu sudah dibuat beberapa bulan sebelumnya. Semua dilakukan dengan perencanaan yang matang. Mulai dari mencari tiket, mencari penginapan, berapa hari liburan, akomodasi, mencari destinasi wisata di Kota tujuan,  dan tak lupa kuliner yang tak ketinggalan. Namun sebelum itu, setiap tahunnya kami sekeluarga ketika Idul Fitri setahun sekali mudik ke kampung halaman di Indramayu, yang sering disebut Kota Mangga. Oya, keluarga kami tergolong keluarga yang tidak sering jalan-jalan. Namun, ketika menuju puasa akhir di bulan ramadhan, Ayah menawarkan untuk berlibur ke Semarang setelah mudik dari Indramayu. Wahh semuanya tentu gembira karena alhamdulillah bisa mudik, bersilaturahmi dengan keluarga selama 6 hari di kampung halaman, kemudian kami sekeluarga berlibur menuju Kota Lumpia, yakni Kota Semarang. Menggunakan kereta kelas ekonomi perjalanan kami dari Indramayu ke ...

Entah Siapa Dan Dimana

Ada pertanyaan yang sering menghampiri begitu saja saat Sakinah memiliki waktu luang, "Siapa ya jodohku? Dimana dia? Sedang apa dia saat ini?" "Apakah dia sedang merasakan hal yang sama?" "Apakah dia menjaga dirinya hanya untuk seseorang yang halal baginya nanti dalam ikatan suci pernikahan? Atau dia sedang dekat dengan seseorang yang belum halal baginya kini?" Ada seorang perempuan bernama Sakinah, yang sedang belajar berlatih membiasakan diri untuk tegas, cuek dan bersikap biasa saja kepada lawan jenis. Ia lelah katanya, karena tak jarang merasa kecewa, ya! kecewa dengan harapannya sendiri, ia telah belajar dari masa lalu.. jika berharap pada manusia, pasti akan berakhir pada perasaan kecewa pula. Berbeda jika berharapnya kepada Dia Yang Maha Kuasa, pasti indah dan tenang dirasa. Karena merasa bosan dan lelah dibuat kecewa, ia malas dekat, malas menjalin hubungan dengan seorang lelaki yang belum halal baginya, atau singkatnya ia malas...

Tentang Cinta

Cinta itu fitrah memiliki rasa kagum kepada seseorang juga merupakan hal yang fitrah Begitu indah jatuh cinta, namun akan jauh lebih berkah bukan jatuh cinta tetapi bangun cinta Memang keindahannya sampai membuat sulit tuk berkata Hanya saja, sayang dirasa jika seseorang yang selama ini kita cinta, kita kagumi dan kita damba nyatanya bukan di takdirkan untuk bersama kita. Aku telah belajar dari rasa kecewa, bahwa jika kita terlalu berharap kepada manusia maka hanya akan berakhir dengan rasa kecewa pula. "Karena ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah akan timpakan ke atas kamu pedihnya sebuah pengharapan, supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap kepada selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-Nya." (Imam Syafi'i) Maka marilah kita belajar bersama Mencoba berusaha bersikap biasa Mari kita coba jangan terlalu berlebih dalam hal mencinta Tanya...